koneksian.id – Jakarta, Halo Sobat Koneksian! Pernah bayangin gak, alat perangkap hama buatan mahasiswa Surabaya bisa bikin juri di California, Amerika Serikat, geleng-geleng kepala karena kagum? Yap, inilah kisah sukses startup TERANGIN, jebolan program Pertamuda Seed and Scale 2025 besutan Pertamina yang baru saja mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Keberhasilan mereka membuktikan bahwa ide-ide segar dari kampus kita punya taji yang sangat tajam di panggung inovasi dunia.
Bermarkas di kampus ITS, startup TERANGIN sukses menembus posisi 4 besar dunia dalam ajang Fowler Global Social Innovation Challenge (Fowler GSIC) 2026 yang digelar di University of San Diego pada 1-2 Mei 2026. Prestasi ini bener-bener gila, Sob, karena mereka harus “adu mekanik” dengan 43 tim finalis dari 34 universitas top di 10 negara. Bayangkan saja, mahasiswa kita berhasil bersaing ketat dengan inovator dari kampus kelas dunia seperti Georgetown University hingga University of London, dan pulang membawa dana pengembangan bisnis sebesar USD 3.000!
Rahasia kemenangan mereka terletak pada solusi cerdas buat sektor pertanian berkelanjutan. TERANGIN membawa alat perangkap hama tanaman yang gak butuh kabel listrik ribet, karena sepenuhnya menggunakan energi terbarukan. Dengan mengombinasikan kincir angin dan panel surya, alat ini mampu bekerja mandiri melindungi tanaman petani dari serangan hama tanpa merusak lingkungan. Inovasi praktis dan berdampak sosial inilah yang membuat para juri di Amerika Serikat jatuh hati.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, merasa sangat bangga dengan pencapaian ini dan menyebutnya sebagai validasi atas kualitas talenta muda Indonesia. Beliau menyampaikan:
“Keberhasilan startup alumni Pertamuda ini merupakan bukti bahwa kualitas inovasi generasi muda Indonesia mampu bersaing dan diakui secara internasional.”
Baron juga menekankan bahwa melalui Pertamuda, Pertamina tidak hanya memberikan dana segar, tapi juga pendampingan berkelanjutan agar inovasi mahasiswa siap “dijual” ke investor global.
Kisah TERANGIN ini jadi pengingat buat kita semua kalau semangat “Energizing Indonesia” itu beneran punya tenaga buat nembus pasar global. Inovasi lokal yang solutif bukan cuma soal menang lomba, tapi soal bagaimana kita bisa memberikan dampak nyata buat masyarakat, bahkan sampai ke ujung dunia. Teruslah berkarya, Sobat Koneksian, siapa tahu startup kalian berikutnya yang bakal bikin heboh di Amerika!(Rls)







