Awal Tahun 2026, Jumlah Kendaraan Kembali ke Jakarta Meningkat 65 Persen

0
132
FOTO: Situasi lalu lintas di jalan layang MBZ saat awal tahun 2026 (dok. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek)
FOTO: Volume kendaraan di jalan layang MBZ meningkat di awal tahun 2026. (dok. Jasamarga Jalanlayang Cikampek)

Koneksian.id – Bekasi, Situasi lalu lintas ke arah Jakarta di awal tahun 2026 nampak meningkat. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) selaku pengelola Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan data lalu lintas harian pada Kamis, 1 Januari 2026, terjadi peningkatan signifikan pergerakan kendaraan yang kembali ke Jakarta.

Volume kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat mencapai 36.473 kendaraan, atau meningkat sangat signifikan sebesar 65,24 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 22.073 kendaraan. Kenaikan ini menunjukan mulai meningkatnya arus balik masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah merayakan libur Tahun Baru.

Sementara itu, Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 30.772 kendaraan, meningkat 26,46 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 24.334 kendaraan. Mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta pada hari pertama Tahun Baru 2026 relatif lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan yang kembali ke Jakarta.

Secara keseluruhan, total volume kendaraan dua arah yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada 1 Januari 2026 tercatat sebanyak 67.245 kendaraan, atau mengalami kenaikan sebesar 44,90 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal sebanyak 46.407 kendaraan. Data tersebut menunjukkan bahwa arus kendaraan yang menuju Jakarta lebih dominan dibandingkan arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada hari pertama Tahun Baru 2026.

Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan selama periode libur panjang Nataru 2025/2026, PT JJC terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini